IJIN JADI KENDALA MAIN BOLA DI SURABAYA

Manajemen Arema Indonesia yg pernah bertanding pada IPL memiliki hasrat besar untuk melakoni uji coba melawan Persebaya 1927 pada Stadion Utama Gelora Bung Tomo, Surabaya. Level uji coba serta dan pula atmosfer pertandingan bakal sangat luar biasa jika kedua anggota grup bertemu mengingat kedua anggota grup punya rivalitas yg tinggi pada lapangan. Selain tersebut, Bonekmania yg mendukung Persebaya 1927 dan pula akan datang untuk membuat suasana semakin semarak dan menarik. “Sebenarnya sudah beberapa kali Persebaya berusaha untuk melakukan uji coba dengan kami. Akan tetapi, masalahnya kami selalu saja gagal untuk mendapatkan izin dari pihak yang berwajib seperti kepolisian,” begitulah ucap direktur operasional sekaligus manajer Arema Indonesia, Haris Fambudy.

Untuk dimaklumi, besar ke stadion. Sisi anggota grup Kepolisian harus bekerja keras untuk meminimalisasi akan adanya kejadian negatif. Belum lagi dari segi jaminan keamanan bagi pemain Arema Indonesia. Sebab, biasanya teror akan dilakukan Bonekmania kepada anggota grup Arema. Ini yg membuat manajemen Singo Eserta dan pula mereka harus hanya dapat telan ludah untuk sementara waktu saja. Bahkan merekapun harus menjadi penonton pada saat Persebaya 1927 melakukan latih tanding melawan anggota grup sekota Arema, Persema Malang, pada hari Sabtu tanggal 29 Oktober 2016, pada Stadion Gelora Bung Tomo. “Kami kemarin lihat uji coba Persebaya melawan Persema. Atmosfernya bagus.

Semoga nantinya Arema dapat bermain disini, yakni Stadion GBT,” tegas Haris, yg pada waktu tersebut datang sebagai perwakilan Aliansi Klub Sepak Bola Indonesia (AKSI). Dan pada saat ini Arema Indonesia pun still mengistirahatkan para pemainnya. Mereka memilih untuk menunggu hasil dari Kongres PSSI yg mana rencananya digelar pada tanggal 10 November nanti di Jakarta. “jikalau memang telah didapat kepastian baru akan kami lakukan persiapan selanjutnya. Pada saat ini Arema Indonesia hanya menunggu Kongres sambil tetap membuat agenda latih tanding,” lanjut pria berambut gondrong tersebut.

Persaingan babak keenam belas besar Grup C ISC B semakin sengit. Martapura FC serta pula para anggota penyerang saling mendorong dan beradu untuk menguasai pimpinan klasemen sementara pada grup tersebut.