Jendri Pitoy Begitulah Ucapan Andritany Pantas Menjapada Kiper Anggota Inti

Dalam pemusatan latihan anggota grupnas Indonesia proyeksi Pertandingan aduan merebutkan gelar AFF 2016, ada beberapa kiper yg dipanggil Alfred Riedl. Mereka dipastikan kiper terbaik yg ada pada Indonesia saat ini. Kiper-kiper tersebut adalah Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta), Dian Agus Prasetyo (Pusamania Borneo FC), Kurnia Meiga Hermansyah (Arema Cronus), Jandia Eka Putra (Semen Paserta dan pulag), serta dan pula Hery Prasetyo (Madura United). akan tetapi, hingga kini belum diputuskan siapa yg akan dipilih menjapada kiper utama anggota grupnas saat tampil pada Pertandingan aduan merebutkan gelar AFF nanti. Mantan dari penjaga gawang anggota grupnas Indonesia, Jendri Pitoy, tertarik mengungkapkan pendapatnya terkait persaingan pada sektor penjaga gawang anggota grupnas saat ini. Dari sederet kiper yg saat ini mengikuti TC anggota grupnas, ia menilai Andritany Ardhiyasa paling layak menjapada kiper utama anggota grup Garuda. Ada beberapa alasan yg melatarbelakangi penilaiannya. Selain berpengalaman, Andritany punya ketenangan, kemampuan pada atas rata-rata, serta stabilitas penampilan, baik bersama klub maupun anggota grupnas dalam beberapa laga uji coba terakhir. “Dia dan pula punya percaya diri yg cukup bagus. Kami rasa ini sangat penting bagi seorang kiper anggota grupnas,” begitulah ucap Jendri. tak dapat tergantikan pada bawah mistar gawang Persija sejak awal musim, dianggap dan pula sebagai catatan positif adik kandung stoper Bhaygkara FC, Indra Kahfi, ini pada mata Jendri. Tak cukup tersebut, pembawaan Andritany yg tenang membuat rekan-rekannya, khususnya pemain belakang, lebih nyaman bermain bersamanya. “Kami pikir ia sudah teruji bersama Persija. Ingat, Persija bukan anggota grup kuat yg dihuni pemain-pemain bintang seperti dulu, tapi Andritany menjadikan gawang Persija sulit dibobol. Ia dan pula membuat banyak penyelamatan,” begitulah ucap kiper yg masuk skuat anggota grupnas Indonesia pada Pertandingan aduan merebutkan gelar AFF 2002, 2004, serta dan pula 2007 ini. Meski masih ada Kurnia Meiga Hermansyah, Dian Agus Prasetyo, Jandia Eka Putra maupun Hery Prasetyo, ia menilai keempatnya tak dapat sebaik Andritany, terutama soal stablitias penampilan. 

http://www.anekajudionline.com/live-casino/agen-casino-online-indonesia-terbaik.html

PSIS Balas Dendam Pada PSPS

PSIS Semarang tak mau kehilangan kesempatan untuk meraih juara dalam ajang Indonesia Soccer Championship 2016. Laskar Mahesa Jenar bertekad memenangi laga kanserta dan pulag pada putaran kedua babak 8 besar Grup D melawan PSPS Pekanbaru, Minggu (30/10/2016) pada Stadion Jatidiri, Semarang. Tiga poin menjapada harga mati bagi PSIS karena posisi mereka saat ini masih kritis, yakni pada urutan ketiga klasemen sementara. Dua laga kanserta dan pulag yg tersisa harus dimanfaatkan maksimal oleh Johan Yoga dkk.

“Kuncinya melawan PSPS harus meraih tiga poin karena pada putaran pertama kami kalah pada Pekanbaru. Sementara, satu pertandingan kanserta dan pulag lagi melawan PSGC dan pula wajib menang karena putaran pertama kami dapat satu poin pada Ciamis,” tutur pelatih PSIS, Eko Riyadi. Peluang PSIS untuk lolos ke semifinal memang masih terbuka mengingat persaingan pada Grup D cukup ketat. Empat anggota grup pada grup tersebut, PSIS, PSGC, PSPS, serta dan pula Persepak Pasuruan sama-sama masih punya kans. Baca juga artikel kami seputar Casino Online Indonesia.

PSGC saat ini menempati posisi puncak dengan perolehan poin lima. Sementara PSPS pada posisi kedua. Meskipun PSIS serta dan pula PSPS sama-sama meraih empat poin, PSIS kalah head to head untuk sementara karena kalah 1-2 saat kedua anggota grup bersua pada Pekanbaru. Lolos ke babak semifinal bagi PSIS japada misi tersendiri. PSIS ingin memberikan kemenangan kepada pendukung fanatik mereka. Apalagi, pada pertandingan tanserta dan pulag melawan PSGC pada Ciamis, salah satu anggpta suporter dari Snex meninggal dunia akibat kecelakaan dalam perjalanan ke Ciamis.

Menjamu PSPS, Mahesa Jenar yakin dapat tampil maksimal. Mereka opanggota grupistis mampu mengalahkan skuat arahan Philip Hansen Maramis. Pada pertemuan pada Pekanbaru, PSIS mengaku terkendala kualitas lapangan yg buruk sehingga permainan mereka sulit berkembang. “pada Jatidiri kami yakin dapat tampil lebih baik, dari sisi mental maupun teknis. Semoga dukungan suporter dan pula mampu membantu kami mengalahkan PSPS,” tegasnya. Pertandingan PSIS Semarang kontra PSPS digelar pada hari libur sehingga diprediksi penonton akan membeludak.

Pemilihan Ketum PSSI

Sejumlah calon Ketum PSSI kembali mengemukakan visi misinya apabila nanti jadi pemimpin federasi sepakbola Indonesia itu. Mereka berkampanye dgn menawari program-progam yg sudah dipersiapkan. Dalam debat calon ketum PSSI yg digelar di Jakarta, Selasa (4/10) ada enam calon yg hadir ialah, Moeldoko, Djohar Arifin Husin, Tonny Aprilani, Eddy Rumpoko, Sarman El Hakim, & Kurniawan Dwi Yulianto. Sementara tiga kandidat yg absen ialah Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi, Erwin Aksa & Bernhard Limbong. Ketiganya tidak hadir bersama argumen berbeda.

Eddy Rumpoko jadi kandidat ke-2, sesudah Djohar Arifin, yg diminta menjelaskan visi & misinya. Dalam pemaparannya, beliau mau membangun sepakbola dengan cara total di Indonesia. aku sendiri dari kampung, namun aku memiliki kemauan membangun sepakbola rakyat & warga mesti yakin bersama PSSI. Saya dapat melibatkan semua stakeholder & bagimana sepakbola sehat & patuh aturan dari seluruhnya ranah dari pelatih sampai supporter, kata Eddy. Berbeda bersama Eddy, Moeldoko mempunyai acara ‘Panca Prestasi’ yg terdiri dari membangun turnamen yg terstruktur, menyiapkan SDM, pembenahan wasit, logistik yg mandiri, & infrastruktur yg memadai. pertandingan di Indonesia belum menyentuh umur dini. Ini mesti dibenahi. Selain itu, pertandingan pun mesti sanggup mengambil Indonesia berhasil berprestasi, paling tak di Asia,” papar Moeldoko.

“Menyiapkan Sumber Daya Manusia sebaik-baiknya. Pertama-tama pasti pemain lalu & umur dini dijadikan backbone buat membangun sumber daya manusia yg baik utk sepakbola Indonesia,” lanjut Moeldoko. Sementara itu, Tony Aprilani mengemukakan beliau mau menyambung program-program sepakbola yg telah ada & diperbaiki jadi lebih baik. “Seperti disaat PSSI dipimpin oleh Agum Gumelar. Indonesia sempat tembus ranking di bawah 100. Ini tidak sempat berjalan sesudah kepimpinan Agum. Jadi ada pentingnya menambahkan acara yg telah baik, tak pula merta membongkar saja,” tutur Tony.

Yang menarik, dalam program debat tersebut yakni dari visi & misi yg diungkapkan oleh Sarman El Hakim. Pria 50 th itu mau berencana mendatangi kantor FIFA biar tak ada lagi konflik di sepakbola Indonesia. aku ingin seperti Chile, yg bangkit sebab sepakbola, mereka menjadikan terpandai Coppa America itu juga sebagai goal mereka. Visi misi aku ialah sepakbola buat merdeka. Alatnya ialah revolusi PSSI. Menurut aku revolusi PSSI ialah merevolusi system keuangan, keorganisasian, pelatih, wasit,” kata Sarman. http://www.juragangames.com/gamespools/agen-judi-bola-indonesia.html

Kalah Dari Celta, Busquets : Karna Pemain Barca Juga Manusia Biasa

Barcelona mesti menelan kekalahan keduanya periode ini usai takluk dari Celta Vigo. Tak ada yg butuh dilebih-lebihkan dikarenakan kalah itu wajar buat suatu tim. Barca tidak berhasil memakai hasil seri Real Madrid kontra Eibar sekian banyak jam pada awal mulanya utk membawa alih puncak classement. Melawat ke kandang Celta, Barca kalah dgn score ketat 3-4. Kekalahan ke-2 masa ini itu menciptakan Barca malah turun ke posisi keempat classement bersama 13 poin dari tujuh laga berlalu.

Hasil yg mengecewakan pastinya mengingat Barca berpeluang akbar buat dapat menutup minggu ini dgn ada di posisi tertinggi sebelum libur jeda internasional. tetapi, Busquets meminta hasil tersebut utk tak diratapi terlampaui lama oleh rekan-rekan setimnya. Pasalnya kekalahan ialah bidang dari satu buah perjalanan masa ini. Yang butuh Barca melakukan ialah bangkit & memenangi laga kemudian dua minggu lagi melawan Deportivo La Coruna di Camp Nou.

“Tentu saja aku merupakan salah satu yg bertanggung jawab atas kekalahan ini,” ucap gelandang Barca, Sergio Busquets, yg dipasangkan dgn Arda Turan & Andre Gomes di lini tengah. aku tak tampil dalam wujud paling baik & saat Anda main-main di bidang mutlak di arena lapang, Anda bakal menanggung kesalahan yg dibuat,” sambungnya seperti dikutip Soccerway. “Kami mesti coba lagi buat jadi tim yg memenangi kompetisi. Kami telah tidak sedikit memenangi titel & jadi tim paling baik di dunia.”

“Kami bukan robot, kami bukan mesin. Terkadang cuma kesalahan posisi sebab buruknya kontrol permainan. Jelas aku yakni salah satu yg pantas disalahkan & cuma butuh bekerja lebih keras lagi,” tutupnya. Barcelona lagi-lagi tumbang di kandang Celta Vigo. Celta sekarang mempunyai rekor lumayan oke melawan Barcelona di era Luis Enrique. Tampil di depan publik sendiri di Estadio Balaidos dinihari tadi, Celta mengalahkan Barca bersama score 4-3. Dalam turnamen itu, Celta menciptakan Barca kewalahan bersama menyarangkan tiga gol ke gawang Marc-Andre Ter Stegen dalam disaat lebih kurang sekitar 30 menit. http://www.juragangames.com/gamespools/agen-judi-bola-indonesia.html